Tips Belajar Online yang Efektif Bagi Gen Z

Ilustrasi yang menggambarkan berbagai skill belajar online Gen Z, seperti kemampuan riset, belajar mandiri, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Sumber: Illustrasi dibuat dengan bantuan AI
Share Berita ini ke Sosial Media Lainnya!

Jogja, MMTCMedia — Belajar online kini bukan hanya soal mengikuti kelas jarak jauh, melainkan tentang bagaimana menguasai cara belajar baru, memanfaatkan teknologi secara efisien, dan membekali diri dengan keterampilan yang relevan agar tidak tertinggal. Generasi muda dituntut untuk tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan sistem dan platform belajar yang terus berkembang.

Sebagai generasi yang dekat dengan teknologi, Gen Z cenderung belajar secara mandiri dan fleksibel. Mereka memanfaatkan berbagai sumber belajar online seperti video edukasi, e-learning, hingga forum diskusi daring. Namun, kebiasaan multitasking dan distraksi digital menjadi tantangan tersendiri.

Arin, 21 tahun salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Jogja menceritakan pengalamannya terkait dengan belajar online. “Saya sering merasa tugas menumpuk karena saya buka aplikasi chat dan media sosial sambil belajar, akhirnya fokusnya terbagi,” ujarnya.

Arin menyadari bahwa mengenali gaya belajar pribadi sangat penting agar kegiatan belajar online menjadi efektif. Dengan memahami apakah dirinya lebih cocok belajar melalui visual, audio, atau kombinasi keduanya, ia bisa menyusun strategi belajar yang sesuai.

1. Literasi digital menjadi fondasi penting

Dalam belajar online, kemampuan digital dasar menjadi hal wajib. Gen Z perlu terbiasa menggunakan perangkat lunak seperti pengolah dokumen, spreadsheet, dan platform pembelajaran daring.

Selain itu, kemampuan memanfaatkan aplikasi kolaborasi seperti Google Workspace, Notion, atau Trello juga menjadi nilai tambah ketika mengerjakan proyek kelompok. Literasi digital pun menjadi fondasi penting agar mereka tidak hanya bisa mengakses informasi, tetapi juga mampu menilai validitas dan mempresentasikannya dengan tepat. “Saat saya mengikuti kelas online, saya pastikan bahwa saya punya koneksi stabil, paling tidak punya aplikasi cadangan kalau Zoom atau Teams tiba-tiba error. Juga saya biasakan backup materi ke Google Drive agar kalau gadget saya trouble, saya tetap bisa akses,” kata Arin.

Baginya, kesiapan teknis dan kebiasaan melakukan cadangan data adalah bagian penting dari strategi belajar yang efektif.

2. Perlu disiplin dan manajemen waktu

Selain kemampuan teknis, belajar online juga menuntut soft skill yang kuat. Manajemen waktu, disiplin diri, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci sukses. Belajar tanpa kehadiran fisik dosen membuat mahasiswa harus bisa mengatur jadwal, fokus, dan konsisten menyelesaikan tugas tepat waktu. Dalam prosesnya, komunikasi yang jelas dan kerja sama yang efektif juga sangat dibutuhkan ketika berinteraksi secara daring.

Untuk bisa unggul, Gen Z perlu memiliki strategi belajar yang jelas. Mereka perlu menetapkan tujuan yang spesifik, menentukan metode belajar yang sesuai dengan gaya pribadi, serta menciptakan lingkungan yang kondusif agar terhindar dari gangguan. Evaluasi diri juga penting dilakukan secara rutin untuk menilai sejauh mana pemahaman terhadap materi berkembang. Di sisi lain, menjaga keseimbangan antara waktu belajar dan istirahat juga berpengaruh terhadap produktivitas. Gen Z harus mampu mengatur ritme belajar yang sehat agar tidak mengalami kelelahan mental atau burnout.

3. Belajar online bisa jadi peluang besar untuk berkembang.

Dunia kerja kini tidak hanya mencari orang dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga mereka yang mampu berpikir kritis, beradaptasi cepat, dan menguasai teknologi. Dengan mengoptimalkan proses belajar online, Gen Z dapat mengubah tantangan menjadi peluang.

Belajar online bagi Gen Z bukanlah hambatan, tetapi peluang besar untuk berkembang. Dengan menguasai kemampuan digital, manajemen diri, dan strategi belajar yang efektif, generasi ini bisa memaksimalkan potensi mereka di dunia pendidikan dan karier. Dunia terus berubah, dan mereka yang siap beradaptasi akan menjadi pemenangnya.

Penulis : Rr. Asqia Azura Putri

Editor : Ajeng Putri Anggraini C. P. dan Febriana Sintasari


Share Berita ini ke Sosial Media Lainnya!