Jogja, MMTCMedia — Tak lengkap rasanya berkunjung ke Kota Gudeg tanpa mampir ke kawasan legendaris Pasar Ngasem. Terletak di jantung kawasan budaya Yogyakarta, pasar ini bukan hanya pusat aktivitas warga lokal, tapi juga dikelilingi oleh deretan destinasi wisata yang kaya sejarah dan pesona.
Mulai dari istana air yang megah hingga alun-alun, berikut empat tempat wisata yang wajib kamu kunjungi saat berada di sekitar Pasar Ngasem, Jogja.
1. Taman Sari: Istana Air Peninggalan Masa Kejayaan
Dikenal juga sebagai Water Castle, Taman Sari merupakan bagian dari kompleks Keraton Yogyakarta yang dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan dan pemandian keluarga kerajaan. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I (1765–1812), bangunan megah ini berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dan terdiri dari puluhan bangunan, kolam, serta lorong bawah tanah.
Meski sejumlah bangunannya tak lagi utuh, pesonanya tetap memikat wisatawan lokal maupun mancanegara. Cukup dengan tiket Rp15.000 untuk wisatawan domestik dan Rp25.000 untuk turis asing, pengunjung bisa menikmati keindahan arsitektur kuno serta suasana sejarah yang masih terasa kental.
Bagian paling ikonik dari situs ini adalah Umbul Binangun, area pemandian yang masih terawat dan menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto.
Lokasi: Kompleks Wisata Taman Sari, Pathen, Kraton, Kota Yogyakarta, DIY 55133.
2. Museum Sonobudoyo: Arsip Hidup Kebudayaan Jawa
Berjarak hanya beberapa menit dari Pasar Ngasem, Museum Sonobudoyo merupakan salah satu museum terlengkap di Indonesia setelah Museum Nasional Jakarta. Di dalamnya tersimpan lebih dari 40.000 koleksi yang mencakup peninggalan sejarah, kesenian, dan kebudayaan Jawa.
Bangunan utamanya berbentuk rumah joglo dengan arsitektur klasik khas keraton, menghadirkan nuansa tradisi yang begitu kuat. Museum ini terbagi menjadi dua unit: Unit I di kawasan Alun-Alun Utara, dan Unit II di wilayah Wijilan.
Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, Rp3.000 untuk dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak, pengunjung bisa menikmati berbagai pameran tetap setiap hari Selasa hingga Minggu pukul 08.00–21.00 WIB.
Alamat: Jl. Trikora / Pangurakan No. 6, Yogyakarta 55122.
3. Alun-Alun Kidul: Seru, Mistis, dan Penuh Kehangatan
Siapa bilang alun-alun cuma tempat kosong? Alun-Alun Kidul, atau Alkid seperti sebutan warga lokal, justru menjadi pusat kehidupan malam yang paling ramai di Yogyakarta. Di sinilah kamu bisa menemukan suasana khas Jogja yang hangat dan meriah: lampu-lampu sepeda hias yang berkelap-kelip, aroma jajanan khas, hingga tawa pengunjung yang bersahutan.
Daya tarik utamanya tentu saja Masangin, berjalan di antara dua pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Konon, siapa pun yang bisa melewati celah di antara kedua pohon tersebut dipercaya memiliki hati yang bersih dan niat yang tulus.
Sewa penutup mata hanya sekitar Rp5 ribu dan keseruannya tak ternilai! Selain itu, jajanan malam seperti wedang ronde, cilok, dan bakso bakar siap menemani malam hangatmu di jantung kota budaya ini.
4. Keraton Yogyakarta: Jantung Tradisi dan Kehidupan Sri Sultan
Tak jauh dari Pasar Ngasem, berdiri megah Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, istana resmi tempat tinggal Sultan. Kompleks ini bukan hanya simbol kekuasaan, tetapi juga pusat kebudayaan Jawa yang masih hidup hingga kini.
Sebagian area keraton difungsikan sebagai museum, menampilkan benda-benda bersejarah, pusaka, hingga koleksi pribadi para sultan terdahulu. Di sini, pengunjung juga bisa menyaksikan berbagai upacara adat dan pertunjukan seni tradisional yang rutin digelar.
Alamat: Jalan Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, Yogyakarta 55132.
Yogyakarta tak pernah kehabisan cerita. Empat destinasi ini hanyalah sedikit dari sekian banyak keindahan yang mengelilingi Pasar Ngasem. Jadi, kalau kamu sedang berlibur ke Jogja, pastikan untuk meluangkan waktu menjelajahi kawasan ini dan rasakan perpaduan antara sejarah, budaya, dan kehangatan yang tak terlupakan.
Penulis : Ajeng Putri Anggraini Candra Puspitasari
Editor : Ajeng Putri Anggraini C. P. & Febriana Sintasari





