Menelusuri Jejak Mataram di Kotagede: 7 Tempat Wajib Dikunjungi

Keraton Mataram Lama (Kerajaan Mataram Islam), salah satu tempat yang wajib dikunjungi kalau berada di Kotagede (Sumber: Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta)
Share Berita ini ke Sosial Media Lainnya!

Jogja, MMTCMedia – Kawasan Kotagede menyimpan kisah sejarah cukup panjang. Di balik gang-gang sempit dan rumah-rumah tua di Kotagede, tersimpan banyak kisah masa lalu yang masih hidup hingga hari ini. 

Dikenal sebagai pusat Kerajaan Mataram Islam, kawasan ini menyimpan banyak situs bersejarah dan budaya yang sayang untuk dilewatkan. Berikut 7 destinasi menarik yang wajib kamu datangi saat menjelajah Kotagede, salah satu kawasan tertua di Yogyakarta.

1. Keraton Mataram Lama

Kotagede dulunya adalah pusat pemerintahan Mataram Islam. Kini, sisa-sisa Keraton Mataram masih bisa ditemukan, lengkap dengan benteng dan reruntuhan yang menjadi saksi bisu kebesaran masa lampau. Tempat ini cocok bagi pecinta sejarah yang ingin merasakan atmosfer kerajaan zaman dahulu.

2. Masjid Agung Kotagede

Masjid tua ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial sejak zaman Mataram. Masjid Agung Kotagede dibangun dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Islam, lengkap dengan gapura dan kolam wudhu tradisional. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga kerap menjadi lokasi kegiatan warga.

3. Pasar Legi Kotagede

Jika ingin melihat wajah asli kehidupan lokal, Pasar Legi adalah tempat yang tepat. Terutama di hari pasaran “Legi”, pasar ini dipadati warga yang berbelanja kebutuhan sehari-hari, jajanan tradisional, hingga perlengkapan rumah tangga. Pasar ini bukan hanya tempat jual beli, tapi juga ruang interaksi budaya yang hidup.

4. Rumah Pesik

Salah satu bangunan bersejarah yang menarik adalah Rumah Pesik. Arsitekturnya merupakan perpaduan gaya Belanda, Jawa, dan nuansa Islam, mencerminkan keberadaan komunitas Kalang—pedagang dan seniman yang berjasa di masa Mataram Islam. Bangunan ini kokoh dan artistik, menjadi bukti kejayaan masa lalu.

5. Langgar Dhuwur & Sendang Seliran

Langgar Dhuwur, atau musala yang dibangun di tempat tinggi, adalah peninggalan langka di Yogyakarta. Salah satu yang tersisa bisa ditemukan di Kotagede, tepatnya di kawasan Sendang Seliran. Terdapat dua sumber mata air bernama Sendang Kakung dan Sendang Putri yang diyakini memiliki nilai spiritual. Kombinasi tempat ibadah dan tempat sakral ini membuatnya unik dan layak dikunjungi.

6. Rumah Kanthil: Wadah Pemuda dan Budaya

Tempat ini menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya anak-anak muda Kotagede. Rumah Kanthil, markas Yayasan Kanthil, didirikan oleh Pak Natsir sebagai tempat diskusi, pelestarian budaya, dan pengumpulan data sejarah lokal. Tempat ini memperlihatkan bagaimana warga muda ikut andil menjaga identitas daerahnya.

7. Sentra Cokelat Monggo

Sebagai penutup perjalananmu, mampirlah ke Sentra Cokelat Monggo. Tak hanya menjual cokelat premium khas Yogyakarta, tempat ini juga menawarkan pengalaman melihat langsung proses pembuatannya. Didirikan oleh seorang warga asing yang mencintai budaya Jogja, Cokelat Monggo kini menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan.

Kawasan yang dulunya dikenal hanya sebagai sentra kerajinan perak, ternyata menyimpan begitu banyak keajaiban lain. Mulai dari bangunan bersejarah, pasar tradisional yang hidup, hingga pusat kuliner dan cokelat berkualitas.

Jadi, saat kamu ke Jogja, jangan cuma foto di Malioboro atau nongkrong di kafé, luangkan waktu sejenak untuk menjelajahi Kotagede, dan temukan pesonanya yang tak lekang oleh waktu.

Penulis : Ajeng Putri Anggraini Candra Puspitasari

Editor : Ajeng Putri Anggraini C. P. & Febriana Sintasari


Share Berita ini ke Sosial Media Lainnya!