YOGYAKARTA/12/10/26- Pembalap muda berbakat asal Gunungkidul, Yogyakarta, Veda Ega Pratama, sukses mencatatkan sejarah baru bagi Honda Team Asia pada ajang Moto3 Grand Prix Indonesia yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, NTB, pada 9–11 Oktober 2026.

Veda tampil impresif dan konsisten sejak sesi awal balapan akhir pekan ini. Memulai rangkaian pekan balap dengan solid, Veda menempati posisi ke-10 (P10) pada sesi Free Practice (FP). Performa gemilangnya berlanjut di sesi Practice 1dengan mengamankan posisi ke-12 (P12), yang membuatnya berhak langsung melaju ke sesi kualifikasi utama (Q2). Pada sesi Q2, Veda berhasil mengamankan waktu putaran terbaik untuk mengunci posisi start ke-7 (P7).

Saat balapan utama (Race) berlangsung, Veda menunjukkan pertarungan sengit di kelompok depan. Pembalap asal Yogyakarta tersebut akhirnya berhasil menyentuh garis finish di posisi ke-6 (P6). Balapan Seri Mandalika ini dimenangi oleh Máximo Quiles (P1), disusul David Almansa (P2) di posisi kedua, Brian Uriarte (P3) di podium ketiga, serta Matteo Bertelle (P4) dan Rico Salmela (P5) tepat di depan Veda.

Memecahkan Rekor Ai Ogura

Tambahan 10 poin dari Sirkuit Mandalika melambungkan total koleksi Veda menjadi 115 poin musim ini. Raihan tersebut secara resmi menjadikan Veda Ega Pratama sebagai pembalap rookie (debutan) dengan torehan poin tertinggi sepanjang sejarah Honda Team Asia di kelas Moto3.

Catatan manis ini memecahkan rekor poin rookie Honda Team Asia sebelumnya yang dipegang oleh pembalap papan atas MotoGP saat ini, Ai Ogura.

Usai tampil memukau di hadapan publik sendiri, Veda Ega Pratama bersama rombongan Moto3 akan bersiap melanjutkan perjuangan pada seri berikutnya yang bakal berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada 23–25 Oktober 2026.