JAKARTA - Indonesia Comic Con 2026 kembali digelar tahun ini di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Event pop culture ini menghadirkan berbagai hal menarik, mulai dari anime, komik, film, game, cosplay, hingga pop culture Barat. Setelah berkeliling hampir seluruh area, penulis melihat ICC tahun ini terasa cukup ramai dengan konten yang semakin beragam. Bukan hanya menghadirkan berbagai booth dan main guest, event ini juga memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung yang ingin menikmati berbagai fandom dalam satu tempat.

Pop Culture Anime x Western Jadi Satu

Salah satu hal yang paling terasa saat penulis mengunjungi ICC adalah bagaimana pop culture Jepang dan Barat dapat berpadu dalam satu event. Di satu sisi, banyak cosplayer yang menghadirkan karakter dari anime, game, hingga manga. Di sisi lain, ada juga yang tampil sebagai karakter dari DC, film Hollywood, dan berbagai franchise Barat lainnya.

Menurut penulis, perpaduan ini menjadi salah satu hal yang membuat suasana ICC terasa menarik. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati anime atau superhero, karena hampir setiap sudut menghadirkan fandom yang berbeda. Hal ini membuat pengalaman berkeliling ICC terasa lebih variatif dan tidak monoton.

Mackenyu dan HaneAme Jadi Main Guest Besar

Salah satu daya tarik terbesar ICC tahun ini tentu datang dari jajaran main guest, yaitu Mackenyu dan HaneAme. Keduanya membawa daya tarik yang berbeda dan berhasil menarik perhatian para pengunjung selama event berlangsung. Mackenyu yang dikenal sebagai Roronoa Zoro dalam live-action One Piece menjadi salah satu nama yang paling ditunggu oleh penggemar film dan anime. Kehadirannya juga membuat area guest semakin ramai, terutama bagi pengunjung yang memang datang untuk melihat sang aktor secara langsung.

Sementara itu, HaneAme juga menjadi salah satu guest yang menarik perhatian par penggemar cosplay. Kehadirannya terasa cocok dengan suasana ICC yang memang banyak diisi oleh komunitas cosplay dan penggemar anime.

Kehadiran dua main guest dengan latar yang berbeda ini membuat ICC terasa semakin lengkap. Ada representasi dari industri film sekaligus dunia cosplay yang memang menjadi bagian penting dari kultur pop culture.

Nggak Cuma Lihat-Lihat, Ada Mini Game di Booth ICC

Selain cosplay dan main guest, beberapa booth besar juga cukup menarik perhatian penulis. Salah satunya adalah booth Clayface yang membawa nuansa dari film DC yang akan datang. Ada juga booth DC Comics yang menyediakan berbagai komik dan merchandise untuk para kolektor.

Jumanji juga hadir dengan booth bertema filmnya, sementara Street Fighter membawa salah satu aktivitas yang menurut penulis cukup unik. Pengunjung bisa mencoba tantangan menghancurkan mobil yang terinspirasi dari bonus stage Street Fighter II.

Aktivitas seperti ini membuat pengalaman di ICC terasa lebih interaktif. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat-lihat booth, tetapi juga bisa mencoba berbagai aktivitas yang tersedia.

Berburu Single Issue Sampai Akhirnya Borong Komik

Sebagai penggemar komik, area single issue menjadi salah satu bagian yang paling membuat penulis betah di Indonesia Comic Con. Selain booth besar, terdapat banyak penjual yang menawarkan komik DC dan Marvel, mulai dari rilisan baru hingga issue yang cukup menarik untuk dikoleksi. Penulis juga menyukai kesempatan untuk melihat langsung cover dan kondisi komiknya secara fisik. Beberapa cover yang biasanya hanya terlihat melalui internet ternyata terasa jauh lebih menarik ketika dipajang secara langsung.

Pengalaman di area ini akhirnya terasa bukan sekadar belanja, tetapi juga seperti sedang berburu komik yang memang ingin dimiliki. Awalnya penulis hanya berniat melihat-lihat. Namun, setelah menemukan beberapa single issue X-Men, akhirnya beberapa komik tersebut ikut dibawa pulang. Tidak berhenti di situ, penulis juga membawa pulang beberapa poster DC yang menurut penulis cukup keren untuk dipajang.

Menurut penulis, bagian ini menjadi salah satu pengalaman paling menyenangkan selama berkeliling ICC. Setelah melihat cosplayer, mencoba mini game di booth besar, dan menikmati berbagai aktivitas, bisa pulang membawa komik serta poster yang sesuai dengan hobi memberikan kepuasan tersendiri.

Penutup

Secara keseluruhan, penulis cukup menikmati Indonesia Comic Con tahun ini. Hal yang paling menarik adalah bagaimana event ini dapat menggabungkan banyak fandom sekaligus, mulai dari anime, komik, game, film, hingga cosplay. Bagi penulis, daya tarik ICC bukan hanya soal main guest atau booth besar. Justru pengalaman berkeliling dan menemukan berbagai hal yang awalnya tidak direncanakan menjadi bagian yang paling menyenangkan.

Mulai dari melihat berbagai cosplayer, mencoba mini game dan aktivitas Street Fighter, hingga akhirnya menemukan beberapa komik X-Men dan poster DC yang ikut dibawa pulang. Pengalaman seperti inilah yang membuat kunjungan ke Indonesia Comic Con tahun ini terasa cukup berkesan.