Polusi Asap Kendaraan Mengancam Pernapasan, Bus Listrik Jadi Harapan Baru Jogja
YOGYAKARTA- Asap kendaraan bermotor bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan pernapasan. Paparan polusi udara dapat memperburuk gangguan pernapasan dan berkaitan dengan peningkatan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Dilansir dari laman Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI, polusi udara dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan. Karena itu, masyarakat perlu mewaspadai paparan polutan, terutama ketika kualitas udara memburuk.
[Sumber: Kementerian Kesehatan RI — Bahaya Polusi Udara bagi Kesehatan]
Salah satu upaya untuk mengurangi emisi lokal dari transportasi adalah penggunaan kendaraan listrik. Di Yogyakarta, bus listrik Trans Jogja telah menjalani uji coba sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.
Berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan DIY, uji coba bus listrik pernah dilakukan pada rute Terminal Jombor–Malioboro. Bus listrik tidak menghasilkan emisi gas buang langsung dari knalpot saat beroperasi, sehingga berpotensi membantu mengurangi polusi lokal di sepanjang rute.
[Sumber: Dinas Perhubungan DIY — Uji Coba Bus Listrik di Yogyakarta]
Meski demikian, bus listrik bukan solusi tunggal untuk mencegah ISPA. Masyarakat tetap perlu memantau kualitas udara, mengurangi aktivitas luar ruangan saat polusi tinggi, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami keluhan pernapasan.