Yogyakarta — Warga memadati layanan bersih-bersih telinga gratis di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Minggu (11/10/2026) pagi. Layanan bertajuk Bersih-Bersih Telinga (BBT) ini digelar di depan Benteng Vredeburg sebagai bagian dari Festival Layanan Publik dalam rangka HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan HUT ke-39 RSUD Kota Yogyakarta.

Dari pantauan di lokasi, layanan berlangsung di bawah tenda dengan spanduk bertuliskan “Bersih-Bersih Telinga”. Petugas berkaos hijau bertuliskan RSUD Kota Yogyakarta melayani warga yang datang, sementara sejumlah pengunjung duduk menunggu giliran. Berdasarkan poster yang dipublikasikan akun Visiting Malioboro, layanan ini dibuka pukul 06.00–09.00 WIB untuk masyarakat umum tanpa biaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan dua hari jadi. Kota Yogyakarta memperingati usia ke-270 pada 7 Oktober 2026, sedangkan RSUD Kota Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-39. Sebelumnya, pada Minggu (4/10/2026), RSUD menggelar Senam Sehat Jantung dan Talkshow yang diikuti sekitar 300 peserta dalam rangkaian peringatan yang sama.

Layanan telinga juga bukan hal baru dalam perayaan ulang tahun RSUD. Pada HUT ke-36 tahun 2023, RSUD Kota Yogyakarta menggelar skrining dan pembersihan telinga bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Yogyakarta yang diikuti 176 orang.

Di balik layanan ini, pemahaman soal perawatan telinga tetap penting. Kotoran telinga atau serumen berfungsi melindungi liang telinga dari debu dan partikel asing, sehingga membersihkan telinga tidak selalu berarti membuang seluruh serumen. Penggunaan cotton bud hingga ke bagian dalam liang telinga sebaiknya dihindari karena dapat mendorong kotoran lebih dalam atau melukai telinga. Jika telinga terasa penuh, nyeri, berdenging, atau pendengaran menurun, warga disarankan memeriksakan diri ke tenaga kesehatan.